Assallamu’alaikum WrWb..
Alhamdulillah hari ini aku mendapat banyak sekali ilmu baru, yang bisa aku manfaatin dalam kehidupanku. Yang pertama, mengenai “memberi dan menerima”. Aku tambah mengerti mengenai hakikat memberi dan menerima. Memberi sama saja diumpamakan sebagai menanam pohon, dan menerima diumpamakan sebagai lahan yang ditanami pohon. Nah…kelak, jika kita menanam pasti akan mengunduh hasilnya. Begitu juga dengan kehidupan ini…jika kita sering memberi kepada semua orang, baik itu dalam hal harta ataupun yang lain, kelak kita akan mengunduh hasilnya. Hasil yang kita unduh tak mesti harus berupa uang…karena tak semua hal di dunia ini bisa dinilai dengan uang. Bisa juga berupa hubungan yang baik antara pemberi dan penerima. Nah jika sudah terjalin hubungan yang baik, kita bisa enak dalam melakukan sosialisasi.
Sebaliknya, jika kita terbiasa menerima, maka mental kita lama kelamaan akan menjadi mental yang selalu menunggu bantuan orang lain. Kita menjadi tidak pernah mempunyai rasa optimis, selalu pesimis. Tidak percaya diri, dan gampang dipengaruhi orang lain, dengan sebutan kerennya dijajah.
Selain mengenai memberi dan menerima, pelajaran yang aku dapat hari ini mengenai bidang ilmu antropologi. Antropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi sering disepelekan oleh siswa-siswa yang akan melanjutkan ke jenjang kuliah. Aku juga gak tau kenapa penyebabnya. Tapi jika kita bisa melihat sesuatu dari berbagai sisi, kita bisa tau kalo ilmu itu sangat bermanfaat dalam berbagai bidang…terutama dalam bidang marketing. Gini nih….
Dulu indonesia dijajah oleh belanda selama 350 tahun. Banyak tidak tau dari pintu mana belanda masuk..Jika kita menilik sejarah yang sebenarnya, kita akan tahu dari mana belanda masuk pertama kali. Belanda masuk pertama kali melalui Aceh. Padahal Aceh adalah provinsi yang di dalamnya mayoritas penduduknya adalah muslim. Tidak boleh ada orang masuk ke Aceh jika tidak beragama Islam. Seorang belanda, yang terkenal pintar, dia menguasai ilmu antropologi. Dan dia mempelajari seluk beluk Aceh, dari mulai agama, adat istiadat, dan kehidupannya. Lalu dia memutuskan masuk ke Aceh dengan cara masuk islam terlebih dahulu..
Setelah masuk islam, dia berbaur dengan penduduk sekitar. Dia selalu menggunakan prinsip memberi, memberi, memberi dan memberi. Sedangkan kebiasaan atau adat istiadat orang indonesia adalah “pemberian tidak boleh di tolak”. Nah setelah sekian lama, belanda menuai hasilnya..Belanda bisa dengan mudah mengetahui rahasia pertahanan dan kependudukan di aceh. Maka dengan mudah belanda menjajah indonesia dengan bekal pengetahuan tersebut..Ancuurrr deh….
Dari cerita itu dapat disimpulkan kalo ilmu antropologi sangat penting, karena dapat mengetahui seluk beluk, dan keadaan sekitar kita, yang akan dijadikan sasaran. Selain itu, kita seharusnya selalu mempunyai jiwa memberi, memberi dan memberi. Jangan selalu menjadi penerima, karena kita akan mempunyai jiwa parasit..
Sekian, enough for today…
Wassallam..